Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

PERSIAPAN: Keberangkatan Haji di Kubu Raya Semakin Dekat


Oleh: Naim, M.Pd

Tahun ini aroma keberangkatan calon jamaah haji (CJH) benar-benar sudah semakin  dekat, berbagai rangkaian  persiapan haji pun telah dilalui dengan tertib dan lancar. Mulai dari tes kebugaran tubuh, tes kesehatan di Puskesmas Sungai Ambawang, pelaksaan MCU lanjutan yang dilakukan di RS. Rasau hingga dengan pemberian vaksin meningitis dan invluenza kepada seluruh calon jamaah haji.

diskusi ketua rombongan dan ketua regu bersama pembimbing haji 

 Selain rangkaian MCU, pembentukan pengurus mulai dari ketua regu, ketua rombongan dalam rangka membantu tugas dari ketua kloter juga telah dilakukan, dalam satu regu terdiri dari 11 hingga 12 orang dan  dalam satu rombongan terdiri dari 4 regu. Tujuan dibentuknya karu dan karom merupakan strategi pelaksanaan haji agar tugas dari ketua kloter semakin ringan.

Baca juga: Manasik Haji dan amanah Bupati Kubu Raya

Secara eksplisit tugas dari ketua regu adalah membantu pelaksanaan tugas ketua rombongan, petugas yang menyertai jamaah, (Petugas Kloter) yang bertugas dibidang pelayanan Umum, Ibadah dan Kesehatan, adapun fungsi dari ketua regu yaitu (1) meneruskan informasi atau pengumuman atau petunjuk-petunjuk dari ketua rombongan dan ketua kloter, (2) mengatur dan menjaga anggota regunya agar tetap utuh, (3) aman dan lancar baik selama dalam perjalanan melaksanakan ibada haji, (4) juga menyelesaikan dan melaporkan permasalahan kepada ketua rombongan.

Stok koper telah siap

Selanjutnya tugas ketua rombongan yaitu membantu pelaksanaan tugas ketua kloter sebagai petugas yang menyertai calon/jamaah haji dibidang pelayanan umum, ibadah dan kesehatan, adapun fungsi dari ketua rombongan yaitu, (1) Meneruskan Informasi /Pengumuman atau petunjuk-petunjuk dari Petugas Kloter (Ketua Kloter) (2). Mengatur dan menjaga anggota rombongannya agar tetap utuh, aman dan tertib serta dapat mencapai kemabruran dalam melaksanakan ibadah haji. (3). Menyelesaikan dan Melaporkan Permasalahan-permasalahan kepada ketua kloter.

Baca juga: Sejarah Kearifan Lokal Pasola

Lebih lanjut Komitmen Ketua Regu dan Ketua Rombongan meliputi (1) Bekerja berasaskan prinsip kejujuran dan keadilan yang mengutamakan ahlakul karimah (2) memiliki motivasi tinggi untuk mensukseskan program penyelenggaraan haji (3) melayani jamaah haji sepenuh hati secara profesional dalam regu dan rombongan, (4) tidak melakukan provokasi selama menjalankan tugas. (5) mentaati kebijakan pemerintahdan tugas ketua kloter dan tidak mengikuti perintah dan pengaruhkelompok kelompok tertentu.

Penyerahan secara simbolis jika koper haji telah tersedia

Hingga hari senin (30 Mei 2022), dari pantauan di lapangan, pembagian koper CJH dan 2 tas kecil lainya telah dilakukan oleh Kementrian Agama Kabupaten Kubu Raya, ada yang diambil secara kolektif melalui ketua regu, ada juga yang diambil secara personal atau sendiri. Setelah di ambil oleh yang bersangkutan beberapa koper milik CJH langsung diberi identitas sesuai dengan KTP dan paspor yang digunakan, intinya persiapan sedini mungkin perlu dilakukan sehingga pada hari pelaksanaan tidak bingung dan tidak ada barang penting yang lupa atau tertinggal.

Koper sudah sampai di tangan CJH

Selama melaksanakan ibadah haji, CJH dianjurkan untuk membawa obat-obatan pribadi yang ada merknya, tujuannya adalah selain mempermudah CJH meminum obatnya jika sakit juga mengantisipasi jika ada yang tidak beres pasca minum obat tersebut maka mudah untuk diambil tindakan pertolongan pertama yang tentu saja demi kenyamanan dan kelancaran CJH selama perjalanan berangkat hingga kembali ke tanah air.

Obat-obatan pribadi 


Posting Komentar

0 Komentar