![]() |
| Pelayanan Anggota Dokter Kecil |
Senin, 15 Oktober 2023, Dokter kecil SDN Pandanwangi 1 kembali bersiaga untuk mendukung upacara bendera yang dilakukan secara rutin di setiap awal pekan yaitu hari Senin. Adapun jumlah personel yang bersiaga pada upacara kali ini sebanyak 6 orang dengan harapan mampu menangani dengan mudah peserta upacara yang sakit.
Jika ditemukan peserta upacara yang sakit (pusing, mual atau berkeringat dingin), maka anggota dokter kecil dibantu oleh bapak dan ibu guru yang bersiaga langsung mengevakuasi ke tepi lapangan, namun ada juga yang langsung di evakuasi ke ruang usaha kesehatan sekolah (UKS) SDN Pandawangi 1 untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Menurut pembina Doker Kecil (Ibu Yuli) Untuk jumlah pasien yang ditangani saat pelaksanaan upacara sangat bervariasi, terkadang lebih dari 5 siswa, terkadang hanya 2, pernah juga saat siaga tidak ada siswa yang mengalami sakit, pusing atau mual-mual. Itu semua terjadi bergantung dari situasi dan kondisi siswa saat mengikuti upacara.
Pingsan atau kehilangan kesadaran dapat terjadi dalam berbagai situasi, seperti saat upacara bendera. Tidak jarang kita melihat teman tiba-tiba pingsan, atau bahkan mengalaminya sendiri saat menghadiri acara sekolah. Ada beberapa penyebab seseorang bisa pingsan saat upacara, salah satunya adalah karena tidak bisa berdiri terlalu lama di cuaca panas.
Pingsan saat upacara tidak terlalu mengkhawatirkan, tetapi kemungkinan cedera karena terjatuh saat pingsan justru lebih mengkhawatirkan. Namun kejadian pingsan saat upacara tidak boleh dianggap remeh. Oleh karena itu kita perlu mengetahui penyebabnya agar kita dapat menemukan cara untuk memperbaikinya.
Penyebab pingsan & Cara Penanganannya
- Dehidrasi = Salah satu penyebab pingsan saat upacara adalah dehidrasi, terutama saat upacara sedang panas-panasnya. Kondisi ini menyebabkan cairan dalam tubuh menguap, terutama saat kurang minum saat upacara. Saat tubuh kekurangan cairan, bisa terjadi lemas hingga pingsan. Untuk menghindarinya, minumlah air putih 1-2 gelas sebelum upacara.
- Tekanan darah rendah = Karena harus berdiri lama saat upacara. Akibatnya, sirkulasi darah bisa mengalami perubahan. Hal ini kemudian dapat menurunkan tekanan darah dan aliran darah ke otak sehingga menyebabkan pingsan.
- Kelelahan dan kurang tidur = juga bisa menyebabkan tekanan darah rendah. Untuk menghindarinya, cobalah gerakkan kaki dan ubah posisi setiap 10 hingga 20 menit untuk melancarkan sirkulasi dan memastikan Anda mendapat istirahat yang cukup pada malam sebelum upacara.
- Hipoglikemia = Hipoglikemia atau gula darah rendah menyebabkan pingsan saat upacara. Bayangkan jika makan terakhir Anda di malam hari adalah pada jam 7 malam dan kemudian Anda ketiduran. Keesokan harinya, Anda melewatkan sarapan dan ibadah hingga jam 9 pagi. Artinya tubuh Anda tidak mendapat nutrisi apa pun selama 14 jam, yang kemudian dapat menyebabkan hipoglikemia. Untuk menghindarinya, usahakan untuk sarapan sebelum upacara.
- Penyakit tertentu = Penyakit tertentu, seperti epilepsi, tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, sakit kepala kronis, dan penyakit jantung, dapat menyebabkan pingsan pada saat upacara. Jadi, jika Anda mengalami salah satu kondisi tersebut, segera diskusikan dengan penyelenggara upacara. Jika memungkinkan, pastikan Anda sudah meminum obat dan dalam kondisi baik sebelum upacara.
Author: Naim




0 Komentar