![]() |
| Fatah (Prodi Pend. Ekonomi 2023) |
Fundamen Cendikia Bangsa - Siapa yang pernah mendengar kata pesantren ? Ya. Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang sudah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu. Di lembaga inilah diajarkan ilmu dan nilai-nilai agama pada santri. Pada tahap awal pendidikan di pesantren tertuju semata-mata mengajarkan ilmu-ilmu agama saja yang diajarkan lewat kitab-kitab klasik atau kitab kuning. Ilmu-ilmu agama yang terdiri dari berbagai cabang diajarkan di pesantren dengan menggunakan metode pembelajaran wetonan, sorogan, hafalan ataupun musyawaroh (mudzarokah).
![]() |
| Ilustrasi kegiatan pesantren |
Kegiatan berorganisasi di pondok telah diadakan sejak awal berdirinya pondok pesantren. Hal ini dimaksudkan untuk memberi bekal dan pengalaman kepada santri untuk hidup di masyarakatnya kelak. Kegiatan berorganisasi ini merupakan kegiatan yang tak terpisahkan dari kehidupan santri sehari-hari, sebab berorganisasi di pondok ini berarti pendidikan untuk mengurus diri sendiri dan tentu saja orang lain.
Pondok pesantren dari dulu sampai sekarang adalah lembaga pendidikan yang senantiasa mencetak pemimpin-pemimpin yang akan dapat menjadi figur saat mereka keluar dari pondok pesantren, baik menjadi seorang guru agama, khatib, imam, kepala dusun, dan atau bahkan kepala desa. Karena masa depankebangkitan umat manusia tergantung sejak saat ini dan tergantung kualitas manusia yang memimpin yang dipersiapkan oleh lembaga-lembaga pendidikan kepemimpinan.
![]() |
| Ilustrasi seorang pemimpin |
Pemimpin yang dilahirkan pondok pesantren adalah pemimpin yang mempunyai kredibelitas dan integritas diri dalam memegang amanah kepemimpinan, artinya dapat menciptakan pemimpin yang religius. engan keadaan seperti ini, maka potensi menciptakan dan melahirkanpemimpin-pemimpin yang baik di masa depan sangatlah besar. Karena pada dasarnya pemimpin dapat diciptakan, dan potensi pada diri manusia dapat diasah. Dalam gambaran Rasulullah, untuk menjadi seorang pemimpin harus dilakukan semenjak kecil.
Konklusi
Kenapa saat di pesantren kita diajarkan untuk mandiri? Karena ketika kita kembali ke masyarakat, kita dituntut untuk bisa menjawab semua problem yang ada di masyarakat. Baik itu masalah kemasyarakatan, keorganisasian, agama, sosial, budaya, politik dan masih banyak lagi lainnya. Jika kita tidak menyiapkan semua itu mulai dari pesantren tentu tidak bisa menjawab beberapa problem yang sudah menunggu dilingkungan kita. Untuk santri yang masih berjuang, ayuk semangat dalam mengasah kemampuan akademik maupun non akademiknya.
Editor: Naim



0 Komentar