Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Dedikasi Mahasiswa KKN di SDN Jatisari 2

Vera (Prodi Matematika)

Fundamen Cendikia Bangsa – Pendampingan belajar mengajar di SDN 2 Jatisari menjadi salah satu kegiatan penting yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dari Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Di antaranya adalah Vera Fadhilazka Candraini, yang turut berperan sebagai pembantu pengajar dalam program ini. Vera, bersama dengan rekan-rekannya yaitu Hana Imeyda, Rachelia Setia R, Rery Julita, dan Aoerel Apriliya, secara aktif terlibat dalam mendampingi proses belajar mengajar di kelas 6 dan kelas 2. Keterlibatan mereka menjadi bagian integral dari upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di desa Jatisari, sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam praktik mengajar langsung.

Mengajar siswa kelas 6 dan kelas 2 di SDN 2 Jatisari adalah tantangan tersendiri yang menuntut kesabaran, kreativitas, dan fleksibilitas dari para pendamping. Siswa kelas 6, yang lebih mandiri dan sudah mulai berpikir kritis, memerlukan pendekatan berbeda dibandingkan siswa kelas 2 yang masih memerlukan banyak bimbingan dan perhatian. Pendekatan pengajaran yang adaptif dan responsif menjadi kunci dalam memastikan bahwa materi yang diajarkan sesuai dengan tingkat perkembangan dan kematangan masing-masing siswa. Hal ini memerlukan kesiapan dan kemampuan dari pengajar untuk terus belajar dan beradaptasi dalam mengelola kelas.


Vera Fadhilazka Candraini dan rekan-rekannya tidak hanya berfokus pada penyampaian materi pelajaran, tetapi juga berusaha menanamkan nilai-nilai penting seperti kemandirian, kerja sama, dan rasa tanggung jawab kepada para siswa. Dengan cara ini, mereka berharap bisa membantu membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat dan nilai moral yang baik. Melalui pendampingan langsung, para mahasiswa KKN ini belajar bagaimana menghadapi berbagai tantangan dalam proses pengajaran, termasuk menangani siswa dengan karakteristik dan kebutuhan belajar yang berbeda-beda.

Pesan moral yang dapat dipetik dari pengalaman mendampingi mengajar anak-anak di SDN 2 Jatisari adalah pentingnya kesabaran, adaptasi, dan pengertian dalam mendidik. Setiap siswa memiliki cara dan kecepatan belajar yang berbeda, dan tugas pengajar adalah untuk memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa. Selain itu, dengan memahami tahap perkembangan anak, para pendamping dapat lebih efektif dalam membantu mereka mencapai potensi penuh mereka.

Harapan besar diungkapkan oleh para mahasiswa KKN, termasuk Vera, agar program kerja di bidang pendidikan seperti ini dapat terus dilanjutkan. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat memperbaiki proses belajar mengajar, membuatnya lebih efektif dan berkelanjutan. Lebih jauh, program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi perkembangan pendidikan di desa Jatisari, sekaligus menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk terlibat dalam pengabdian masyarakat di masa mendatang.

Melalui program pendampingan ini, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk tidak hanya memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkaya diri mereka dengan pengalaman mengajar yang berharga. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mereka dalam memahami dunia pendidikan secara lebih mendalam, dan menumbuhkan rasa peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih. (VR)


Posting Komentar

0 Komentar