![]() |
| Nabila (Pendidikan Ekonomi 2024) |
Fundamen Cendikia Bangsa - Minggu, 2 Februari 2025. Nabila selalu percaya bahwa hidup harus diisi dengan hal-hal yang bermanfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Itulah alasan utama mengapa ia memutuskan untuk bergabung dengan Korps Sukarela (KSR). Bagi Nabila, KSR bukan sekadar organisasi, tetapi juga wadah untuk menambah relasi dan memperluas pengalaman. Ia ingin lebih berguna bagi masyarakat, membantu mereka yang membutuhkan, dan belajar bagaimana menjadi pribadi yang lebih tangguh. Setiap kegiatan yang diikuti di KSR memberinya kesempatan untuk mengenal banyak orang dengan latar belakang berbeda, berbagi cerita, dan membangun kebersamaan dalam misi kemanusiaan.
Dalam perjalanan bersama KSR, Nabila menyadari bahwa organisasi ini tidak hanya mengajarkan keterampilan pertolongan pertama, tetapi juga membentuk karakter. Ia belajar disiplin, menjaga kebersihan dan kerapihan, serta memiliki rasa empati yang lebih dalam terhadap sesama, bahkan terhadap orang-orang yang baru dikenalnya. Kebiasaan-kebiasaan kecil seperti merapikan tempat tidur saat diklat, mengikuti aturan dengan tertib, hingga berbagi makanan dengan teman yang baru dikenal, semuanya menjadi bagian dari pembelajaran hidup. Lebih dari itu, KSR juga melatih jiwa kepemimpinan dan keberanian, sesuatu yang sangat berharga bagi masa depan.
Baca Juga: Belajar Dari Dunia Kerelawanan
Tidak pernah sekalipun Nabila menyesal telah bergabung dengan KSR. Justru, ia merasa sangat beruntung karena dari sini ia mendapatkan banyak teman dan ilmu yang tidak didapatkan di kelas. Ilmu tentang kegawatdaruratan, manajemen bencana, hingga cara bekerja dalam tim yang solid semuanya ia peroleh di KSR. Selain itu, bertemu dengan banyak orang hebat yang memberikan inspirasi dan motivasi membuatnya semakin yakin bahwa ia berada di jalur yang tepat. Setiap cerita dan pengalaman yang ia dengar dari senior maupun teman-temannya menjadi bahan pembelajaran berharga bagi dirinya.
Salah satu impian terbesar Nabila dalam KSR adalah terlibat langsung dalam tugas kebencanaan. Ia ingin merasakan bagaimana rasanya turun ke lapangan, membantu korban bencana, dan benar-benar menerapkan semua ilmu yang telah ia pelajari. Selain itu, ia bercita-cita menjadi bagian dari jajaran pengurus KSR agar bisa lebih banyak berkontribusi dalam organisasi. Menjadi pengurus bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang bagaimana ia bisa ikut mengembangkan KSR dan membimbing anggota baru agar semakin banyak yang memiliki semangat kemanusiaan seperti dirinya.
Baca Juga: Malam Apresiasi (Jejak Perjuangan HMPS PE)
Meskipun kegiatan di KSR sering kali menguras tenaga, Nabila selalu menemukan cara untuk menikmati setiap momennya. Saat berada di tempat diklat, ia senang bisa berbagi cerita dengan teman-teman baru, jalan-jalan mengelilingi markas PMI, dan bercanda dengan anak-anak dari Stiemara. Namun, ketika kembali ke rumah, ia tidak lupa untuk menjaga kesehatan dengan mandi air hangat, rutin minum vitamin, dan menikmati waktu santai dengan mendengarkan musik sambil membaca novel. Untuk teman-teman seperjuangan di KSR, Nabila selalu berpesan agar tetap semangat, jangan melupakan tujuan awal bergabung, terus berlatih, dan tetap solid. Ia berharap suatu hari nanti mereka semua akan bertemu kembali dalam tugas pengabdian sebagai bagian dari PMI, membawa manfaat bagi masyarakat dengan semangat kemanusiaan yang tak pernah padam. (BL)

0 Komentar