Kegiatan manasik pada hari ke empat dilaksanakan pada hari Rabu, 25 Mei 2022 di Kantor kementrian Agama Kabupaten Kubu Raya, manasik di hari empat ini, para calon jamaah haji (CJH) mulai mempraktikan teori-teori yang telah diperoleh beberapa hari sebelumnya.
Pada saat simulasi haji dan umroh, yang memimpin simulasi adalah orang dari Depag langsung yaitu Bapak Sujani, adapun dasar CJH untuk melakukan simulasi ini adalah semua materi yang diperoleh sebelumnya, seperti memakai kain ihrom, membaca Talbiyah, mengenali rukun haji, wukuf, tawaf, sa’i, serta pekerjaan-pekerjaan sunah dan wajib lainya.
Baca juga: Membangun hobi menulis
Lebih lanjut Bapak Ruslan selaku Kepala Kemenag dalam sambutanya menyampaikan banyak hal kepada CJH Kuburaya diantaranya yaitu (1) menyampaikan terimakasih yang tiada batas karena telah mengikuti semua rangkaian manasik haji dengan penuh antusias, semangat, dan tertib, (2) menyampaikan permohonan maaf yang tak terhingga jika terdapat banyak kekurangan dalam semua aspek baik itu penyambutan, suguhan maupun fasilitas yang kami berikan kepada selurh CJH Kubu Raya, (3) tetap jaga kesehatan melalui pola makan, istirahat yang cukup, jangan terlalu banyak beban fikiran setelah menerima beberapa hal dan arahan dari pemateri, (4) dibuat santai dan rileks saja, serta (5) harus menjaga kekompakan mulai dari Tanah air hingga kembali ke tanah air kembali, benar bapak dan ibu ini berasal dari berbagai daerah namun jika sudah keluar dari Kubu Raya dan tiba di sana maka kalian semua adalah bersaudara, sehingga saling mengingatkan dan saling mengarahkan.
Melihat antusias dan semangat dari peserta CJH saat simulasi, panitia pelaksana dalam hal ini Departemen Agama (Depag) Kubu Raya merasa bahagia dan bangga, terutama CJH semuanya dalam kondisi sehat dan bugar, ini menandakan bahwa CJH telah benar-benar siap dan tidak ada keraguan lagi untuk segera berangkat dan menjadi tamu Allah di Maka Al Mukarromah.
Baca juga: Manasik Haji dan Umrah
Lebih lanjut, setelah kegiatan manasik haji yang dilaksanakan di Depag Kubu Raya telah berakhir, 2 hari kemudian manasik dilakukan di Aula Bupati Kubu Raya, harapan dari ketua Depag Kubu Raya pun menyampaikan “antusias dan semangat CJH harus tetap sama dan juga harus saling menjaga kekompakan dan kebersamaan walau latar belakang bapak dan ibu berbeda.
Manfaat Manasik Haji.
Sekedar informasi tambahan saja yang perlu diketahui oleh CJH mengenai manfaat manasik haji yaitu;
- Jemaah haji menjadi mandiri karena dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi jamaah haji.
- Agar calon Jemaah haji memiliki ilmu yang banyak tentang perhajian sehingga mudah melaksanakan tugas dan amanah yang diberikan dan mudah mencapai target yang ditujukan.
- Jamaah haji semakin Solid, kompak dan bersatu karena sering bertemu berdialog dan berdikusi sehingga menimbulkan keakraban, kata Hendri.
- Sebagai tangung jawab Depag dalam memberikan layanan secara maksimal kepada jamaah haji, karena dari survei Indeks Kepuasan indikatornya adalah sejauh mana dan sebesar apa layanan pembinaan yang diberikan sehingga terjadi upaya maksimal pembinaan dan pelayanan kepada Calon Jemaah haji.
- Agar terpenuhi amanah kepada masyarakat bahwa pemerintah berkewajiban memberikan 3P (Pelayanan, Pembinaan, dan Perlindungan)
Simak juga:












0 Komentar