Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Menyongsong Masa keemasan Pasca Sarjana

Oleh: Naim, M.Pd


Siapa yang tidak ingin saat lulus kuliah memiliki karier bagus? Atau bahkan sebelum diwisuda ia telah memiliki sederet profesi mentereng yang telah digelutinya saat masih duduk dibangku kuliah.

Jawabanya adalah “semua mahasiswa tentu sangat mendambakan hal itu”, lazimnya mahasiswa berharap memperoleh pekerjaan yang mapan pasca diwisuda, ada yang bercita-cita menjadi pegawai negeri sipil, pengusaha, guru, dan masih banyak lagi. yang menjadi pertanyaan sekarang adalah sudah seberapa keras usaha yang mereka lakukan untuk mempersiapkan masa keemasan tersebut ?

Baca juga: Memilih IPK Tinggi Atau Aktif di Organisasi?

Menyiapkan masa keemasan di masa mendatang bukan perkara yang instan dan mudah, banyak proses dan rintangan yang harus dilalui dan dilatih sejak dini, seperti bagaimana mengalahkan rasa malas yang ada pada diri kita, mengalahkan ego yang merasa diri kita seperti gelas yang telah penuh, merasa sudah cukup dengan apa yang kita peroleh selama ini, lebih parahnya lagi kita dininabobokan dengan gaya hedonesme (sifat boros, suka menghamburkan uang, dan hanya berpikir tentang kebahagiaan dunia).

Menyongsong masa keemasan kita harus (1) penuh perjuangan, (2) banyak belajar, (3) banyak teman dan juga (4) banyak referensi. Kita dituntut penuh perjuangan karena untuk menuju keemasan itu tidak ada yang gratis, kita harus bekerja keras, banyak berkorban baik waktu, tenaga, fikiran, bahkan ada juga yang berkorban kebersamaan demi masa depan yang lebih baik, karena kita sadar waktu amat singkat dan tidak ada alasan untuk membuang-buang waktu.

Kita sebagai insan pejuang masa keemasan, maka sudah seharusnya kita banyak belajar, belajar apapun itu seperti belajar menjadi seorang diplomatik handal, negosiator yang sukses, pengusaha muda yang sukses, pemimpin yang tegas dan berkarismatik, menjadi analisator yang peka dan sensitif terhadap gejala social dan masih banyak lagi. Selama ilmu itu bermanfaat dan menyokong untuk masa masa keemasan kita maka pelajari, kuasai dan aplikasikan.

Baca juga: Sejarah Kearifan Lokal Pasola

Selain banyak belajar, kita juga harus membangun link atau jaringan yang luas, karena itu sangat dibutuhkan dalam membangun masa keemasan yang sudah kita idam-idamkan. Untuk menyokong hal tersebut maka kita harus memperbanyak teman yang sefrekwensi, pilihlah teman yang membuat kita besar, membuat kita bangkit dan membuat kita semakin bersemangat dalam membangun masa keemasan itu.

Yang terakhir, kita perlu memperbanyak kajian referensi, sehingga mindset dan nalar kita terus berkembang dan memiliki banyak opsi dalam menghadapi berbagai persoalan untuk meraih masa keemasan, tidak sedikit orang yang menyerah bahkan kalah karena kurangnya informasi dan referensi yang ia peroleh, sehingga masa keemasan yang sudah tampak di depan mata hilang dalam sekejap. Untuk mengantisipasi hal tersebut, para pejuang masa keemasan yuuuk mulai saat ini kita perbaiki semuanya sebelum terlambat.


Simak juga: 

  1. Hukum bisnis
  2. Membuat akun google scholar
  3. Kepemimpinan
  4. Cara mudah dowload artikel
  5. Perbedaan jurnal dan artikel

Profil penulis

  1. Naim, M.Pd (dosen Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang)
  2. Dewan Pertimbangan HMPS Pend. Ekonomi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.
  3. Sekjen Yayasan Putra Khatulistiwa Malang (YPKM).
  4. Sekretaris IARMI Dewan Pimpinan Kota Malang.
  5. Owner Konveksi Wira@lhamd Malang.

Posting Komentar

0 Komentar