Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

SUPER KEREN: Mandiri di Usia Muda

 

Oleh: Yumiati R. Pawolung / Prodi PE

Kata mandiri memiliki makna yang sangat  mendalam, untuk itu kata mandiri merupakan sebuah tindakan yang memiliki arti tidak bergantung kepada orang lain atau segala sesuatunya   dilakukan sendiri. 

Prinsip mandiri jika ditanamkan sejak usia muda tentu akan  memberi dampak yang positif,  untuk itu jika ingin melakukan prinsip mandiri sejak usia muda, maka dibutuhkan sebuah pembiasaan, komitmen dan matang dalam tindakan, karena jika hanya setengah niat saja maka komitmen tersebut tidak akan berhasil dengan makasimal.

Baca Juga: Indonesia Perlu Merdeka Seutuhnya

Senyampang kita masih ada di fase Usia muda seperti sekarang ini, maka sudah seharusnya  kaum muda memiliki semangat yang tinggi untuk melatih hidup lebih mandiri, apalagi kita  telah memasuki era 4.o, manusia tidak bisa jauh dari teknologi salahsatunya ialah handphone, dengan menggunakan  handphone seyogyannya mampu membawa kita  kepada hal-hal yang positif dan produktif.

Salahsatu contohnya penggunaan handpone secara produktif ialah dapat mengembangkan  bakat dan talenta yang kita miliki dan hasilnya bisa dinikmati oleh masyarakat luas, seperti membuat konten youtube mengenai tutorial pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, konten membuat pesan moral, periklanan, mendaur ulang sampah, membuat apalikasi edukasi dan masih banyak lagi kegiatan produktif lainnya.

Baca Juga: Sejarah Kearifan Lokal Pasola 

Fenomena produktif seperti di atas sepertinya belum dilakukan oleh kebanyakan para pemuda di Indonesia, berdasarkan media online merdeka.com sebanyak 52,28 persen anak muda menggunakan internet untuk hiburan. Untuk mendapatkan informasi atau berita sebanyak 78,89 persen, mengerjakan tugas kuliah atau sekolah sebanyak 31,12 persen, menerima atau mengirim surat elektronik sebanyak 27,47 persen.

Data di atas sudah menujukkan jika kaum muda   lebih suka bermain dan menonton hiburan, tentu saja tindakan tersebut tidak salah, namun jika porsinya berlebihan maka tentu saja hal tersebut dapat menghambat untuk  menjadi insan mandiri dan produktif, Misalnya ketika ada waktu bisa digunakan untuk belajar dengan baik malah hanya digunakan untuk bermain game, berfantasi di media social seperti tik tok, fecebook, instagram dan masih banyak lagi lainnya.

Baca Juga: Sahabat Cermin

Sebenarnya jika teknologi ini dimanfaatkan dengan baik maka akan menjadi salahsatu media sarana belajar mandiri, pengembang bakat dan minat, karena bagaimana pun juga para kaum muda tentu tidak hanya berpatokan pada penjelasan yang disampaikan oleh guru maupun dosen semata tetapi perlu ditambah dengan sumber belajar yang lain.

Tidak kita pungkiri, memang ada sebagian kaum muda yang telah menggunakan masa muda mereka dengan hal-hal positif, seperti mengembangkan bakat, bekerja dan membuka usaha kecil- kecilan yaitu dengan membuka olshop maupun reseller yang tentu saja dapat membantu biaya kuliah mereka.

Baca Juga: Menikmati Kuliner Pontianak

Ada juga kaum pemuda melatih kemandiriannya dengan bekerja sambil kuliah, mereka ada yang bekerja di jasa grab food, shopeefood, pengoper Koran, guru les privat dan masih banyak lagi lainnya, dengan kuliah sambil bekerja mereka menjadi sangat paham bahwa mencari uang  itu tidak mudah, sehingga implikasinya adalah mereka akan berhitung dahulu sebelum membeli barang tertentu. 

Kita tiidak bisa membayangkan jika para kaum muda Indonesia hanya berdiam diri di rumah tanpa adanya aktivitas- aktivitas yang membangun, hanya bermalas- malasan, serta bergantung sepenuhnya kepada orang lain, maka tentu saja bangsa Indonesia ini berada dalam masalah yang cukup besar, karena  sejatinya kaum muda merupakan generasi penerus bangsa, sehingga sifat mandiri bagi kaum muda sangat dibutuhkan.

Baca Juga: Melamar Gadis Pujaan dari Sumba Barat

Wahai kaum muda yang ada di negara Indonesia ini, marilah menjadi kaum muda yang selalu membawa pengaruh- pengaruh positif bagi bangsa dan negara tercinta, serta gunakan teknologi dengan bijaksana yang tentu saja akan membawamu kepada Negara Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.

*Disunting oleh Naim, M.Pd.


Simak juga: 

  1. Hukum bisnis
  2. Membuat akun google scholar
  3. Kepemimpinan
  4. Cara mudah dowload artikel
  5. Perbedaan jurnal dan artikel

Posting Komentar

0 Komentar