Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Negeri Teletubbies Luluh Lantak


Anggun (Prodi Manajemen)

Berdasarkan informasi dan laporan dati Taman Nasional Bromo Tengger Semeru bahwa telah terjadi kebakaran lahan di kawasan gunung Bromo pada hari senin, 17 Agustus 2023. Informasi kebakaran diperoleh petugas dari masyarakat pada selasa malam, pukul 23:30 WIB. Mereka menyebutkan terdapat titik api di Bantengan. “Sekitar perbatasan resort PTN wilayah coban Trisulan dan resort PTN wilayah Ranupani”, sebut pihaknya menjelaskan titik kobaran api. Penyebab kebakaran di gunung Bromo Jawa Timur di karenakan HP, calon pengantin yang menjalani sesi foto prewedding menggunakan flase atau suar di Bukit Teletubbies , Gunung Bromo, Jawa Timur, meminta maaf atas kebakaran yang melanda kawasan Bromo. 

Permohonann maaf disampaikan lewat HP secara langsung kepada sejumlah tokoh masyarakat Tengger, ketua Dukun Paruman Tengger, Sutomo, serta tiga kepala desa yang mewakili enam desa. Pertemuan diadakan di Balai Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jatim, Jumat (15/9). “ Kami dan teman-teman, dan tentunya mewakili saudara Andrie yang saat ini berada di tahanan Porles, ingin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya. 

Permohonan maaf ini kami tujukan kepada seluruh masyarakat adat Tengger, pada tokoh-tokoh adat Tengger, kepala tokoh-tokoh masyarakat Tengger, kepada pemerintah daerah Tengger, ” ujarnya. “Dan tak lupa kami menyampaikan permohonan maaf ini kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia kepada seluruh jajaran menteri dan kabinet, kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kepada Pemerintah Daerah khususnya Probolinggo dan Pasuruan serta segenap seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, ” sambungnya. 

Andrie Wibowo Eka Wardhana (14), manajer sudah ditetapkan sebagai tersangka kebakaran di Gunung Bromo. Dia teramcam hukuman penjara lima tahun dan denda Rp 3,5 Miliar, menurut Kepala Kejaksaan Negara Probolinggo, David P Duarsa, di Probolinggo, Jumat (15/09). Adapun lima orang yang menjadi saksi dalam kasus kebakaran ini adalah calon pengantin pria HP (30), calon pengantin wanita PMP (26). Kemudian kru MGG (38), ET (27), dan perias AAV (34). Ketiga kru tersebut merupakan warga kota Surabaya, Jawa Timur. 

Sukaryo mengatakan kebakaran besar di Tanah Nasional Bromo Tengger Semeru kali ini memang berasal dari ulah sekelompok orang yang menyalakan flase atau suar demi kepentingan foto Dua insiden kebakaran yang terjadi sebelumnya berhasil dikendalikan dalam waktu seminggu pada Rabu (06/09) itu, kobaran api mulanya ada di belakangan gapura bukit Teletubbies. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan beberapa kru foto dan pasangan calon pengantin diam saja melihat kobaran api. Dari keterangan kasat reskrim Polres Probolinggo, AKBP Acmad Doni Meidianto, pasangan itu berusaha memadamkan api dengan beberapa air mineral botolan. Tapi percuma karena api keburu cepat membesar. Selain itu mereka juga tidak langsung melaporke tim Nasional. “mereka menyesal sebelumnya sebenarnya pada saat kejadian mereka juga panik dan sudah berupaya, Cuma tidak ada sumber air, ” ungkapkasat Reskrim Polres Probolinggo, AKBP Achmad Doni Meidiantoa.




Editor: Naim 



Posting Komentar

0 Komentar