Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

KKN Unikama: Mengubah Kotoran Ternak Jadi Komoditas

Infa Damayanti

Fundamen Cendikia Bangsa - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) tahun 2024 kembali menunjukkan kreativitas dan dedikasinya dalam memberdayakan masyarakat. Kali ini, mereka sukses menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik yang ditujukan bagi pemuda-pemudi Dusun Tanjung, RT 02 RW 08, Desa Banjararum. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 08 Agustus 2024 pukul 16.00 WIB di posko utama KKN Unikama, dengan suasana yang meriah dan antusiasme tinggi dari para peserta.

Pelatihan ini dirancang sebagai bagian dari upaya mahasiswa KKN Unikama untuk mengurangi limbah organik yang melimpah di desa tersebut, khususnya kotoran hewan, seperti kotoran kelinci. Sebagai daerah yang memiliki populasi ternak kelinci yang cukup besar, Desa Banjararum menghasilkan banyak limbah organik yang sering kali tidak termanfaatkan dengan baik. Mahasiswa KKN melihat potensi besar dari limbah ini dan berinisiatif untuk mengajarkan teknik pembuatan pupuk organik yang ramah lingkungan.

Infa Damayanti, salah satu mahasiswa KKN Unikama 2024, menyatakan, "Kami melihat potensi besar dari limbah organik di sini, terutama kotoran hewan. Dengan pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat." Pernyataan ini menunjukkan komitmen mahasiswa dalam mendorong masyarakat untuk mengubah limbah yang ada menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi.


Pelatihan ini mencakup berbagai tahapan pembuatan pupuk organik, mulai dari pemilihan bahan baku yang tepat, proses fermentasi untuk memastikan kualitas pupuk, hingga teknik pengemasan yang baik. Para peserta tidak hanya diajarkan teknik-teknik dasar, tetapi juga diberikan penjelasan mendalam mengenai pentingnya pupuk organik bagi kesuburan tanah dan peningkatan hasil pertanian. Ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif bagi peserta.

Reza Maulana, salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan rasa antusiasnya, "Sangat bermanfaat sekali pelatihan ini. Saya baru tahu kalau kotoran hewan bisa diolah menjadi pupuk yang bagus. Nanti saya akan coba buat sendiri di rumah." Komentar ini mencerminkan bagaimana pelatihan tersebut berhasil membuka wawasan baru bagi masyarakat dan memotivasi mereka untuk memanfaatkan limbah organik dengan lebih baik.

Selain memberikan pengetahuan baru, kegiatan pelatihan ini juga berhasil mempererat hubungan antara mahasiswa KKN Unikama dengan masyarakat Desa Banjararum. Kolaborasi yang tercipta selama kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan program-program pemberdayaan masyarakat yang lebih berkelanjutan di masa depan. Keterlibatan aktif dari kedua belah pihak menjadi kunci keberhasilan dari setiap program KKN.


Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat Desa Banjararum semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam secara optimal. Mahasiswa KKN Unikama berharap pelatihan ini menjadi langkah awal dalam pengembangan usaha pertanian organik di wilayah tersebut, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Selain itu, penggunaan pupuk organik ini juga sangat relevan untuk pemeliharaan budidaya tanaman lidah buaya yang banyak dilakukan di Dusun Tanjung.

Pelatihan pembuatan pupuk organik ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengadopsi praktik serupa dalam mengelola limbah organik. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa program KKN Unikama tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia dan pembinaan masyarakat yang berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan perubahan positif di desa. (ID)


Posting Komentar

0 Komentar