Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Tahlilan sebagai Sarana Silaturahmi

Olivia (Skretaris)

Fundamen Cendikia Bangsa – Mahasiswa KKN Universitas PGRI Kanjuruhan Malang baru-baru ini menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan di masyarakat salah satunya ialah tahlilan rutin di Desa Jatisari, yang berlangsung pada hari Jumat, 16 Agustus 2024, pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini menjadi momen yang sangat berarti, tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai jembatan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa. Dalam kegiatan ini, mahasiswa turut serta dalam ritual tahlilan bersama ibu-ibu desa, yang memperlihatkan upaya mereka untuk membaur dan berintegrasi dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Ini membuktikan bahwa program KKN tidak hanya fokus pada pembangunan fisik tetapi juga pada pengembangan hubungan sosial dan budaya.

Partisipasi dalam tahlilan memberikan mahasiswa kesempatan untuk belajar lebih mendalam tentang nilai-nilai keagamaan dan adat istiadat masyarakat Desa Jatisari. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya sekadar mengikuti ritual, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan warga desa. Interaksi ini memperkaya pengalaman mahasiswa dengan wawasan tentang cara hidup, tradisi, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat setempat. Hal ini membantu mahasiswa untuk lebih memahami dan menghargai kekayaan budaya serta kepercayaan lokal yang mungkin berbeda dari latar belakang mereka sendiri.


Selain mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang adat istiadat, mahasiswa juga memiliki peluang untuk berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman dengan warga desa. Kehadiran mereka dalam tahlilan membawa suasana baru dan memberikan pengetahuan tambahan yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini menciptakan sebuah lingkungan di mana transfer pengetahuan dapat terjadi secara timbal balik, dengan mahasiswa memberikan kontribusi melalui pengalaman mereka dan warga desa mendapatkan wawasan baru dari perspektif mahasiswa.

Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan keagamaan ini tidak hanya menambah semangat ibadah, tetapi juga menunjukkan dampak positif dari kegiatan KKN dalam konteks sosial dan budaya. Melalui interaksi ini, mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam membangun hubungan yang harmonis antara generasi muda dan masyarakat, serta memperkuat rasa kebersamaan dan saling menghargai. Ini adalah bagian penting dari upaya program KKN untuk tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur tetapi juga pada pembinaan sosial dan kultural masyarakat.

Secara pribadi, pengalaman mengikuti tahlilan rutin di Desa Jatisari sangat mengesankan. Selama kegiatan tersebut, saya dan beberapa teman merasakan keakraban dan kehangatan dari masyarakat desa yang sangat menyentuh hati. Kami merasa sangat diterima dan diperhatikan oleh ibu-ibu desa yang turut serta dalam tahlilan, menjadikan pengalaman tersebut lebih berarti dan berharga.

Melalui kegiatan ini, saya tidak hanya belajar tentang agama dan tradisi lokal, tetapi juga mendapatkan banyak pelajaran hidup yang berharga dari para ibu-ibu. Saya merasa beruntung dapat menjadi bagian dari masyarakat desa dan berharap dapat terus menjalin hubungan silaturahmi dengan warga setempat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa KKN memiliki peran penting dalam pengembangan diri mahasiswa dan memperkuat hubungan antara generasi muda dan masyarakat. (Oliv)




Posting Komentar

0 Komentar