![]() |
| Renaldy |
Fundamen Cendikia Bangsa – Pada tanggal 24 Agustus 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melaksanakan program penyuluhan di SDN 2 Jatisari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying dan dampak negatifnya, serta memberikan informasi mengenai cara mencegah dan menangani perilaku tersebut. Dalam upaya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman, para mahasiswa KKN menyusun berbagai kegiatan yang interaktif dan edukatif untuk siswa SDN 2 Jatisari. Dengan demikian, diharapkan siswa dapat lebih memahami konsekuensi dari perilaku bullying dan merasa lebih siap untuk menghadapinya jika hal tersebut terjadi.
Acara penyuluhan dimulai dengan presentasi interaktif yang dipandu oleh dua pemateri utama, Aldy dan Prisma, serta dibantu oleh anggota tim lainnya yaitu Rachel, Putri, Rery, Alila, Hana, Novia, dan Vera. Para mahasiswa ini menjelaskan definisi bullying dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, termasuk menjabarkan berbagai bentuk bullying seperti kekerasan fisik, verbal, dan sosial. Untuk mempermudah pemahaman siswa, presentasi dilengkapi dengan materi visual dan contoh kasus yang relevan, yang tidak hanya membantu menarik perhatian siswa tetapi juga memberikan gambaran nyata tentang bagaimana bullying dapat mempengaruhi korban.
Setelah presentasi, mahasiswa KKN memberikan tips praktis kepada siswa tentang bagaimana cara menghindari dan menghadapi bullying. Tips ini meliputi langkah-langkah untuk melindungi diri, cara bersikap asertif, serta pentingnya melibatkan orang dewasa seperti guru atau orang tua jika mengalami atau menyaksikan bullying. Selain itu, para mahasiswa juga menekankan pentingnya peran teman sebaya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif. Mereka mendorong siswa untuk saling mendukung dan tidak ragu untuk melaporkan kejadian bullying kepada pihak sekolah.
Penyuluhan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi lebih lanjut mengenai isu-isu yang mereka hadapi sehari-hari. Sesi ini juga menjadi momen penting bagi para siswa untuk berbagi pengalaman pribadi mereka dan mendapatkan masukan langsung dari mahasiswa KKN. Selain itu, untuk memperkuat pesan yang disampaikan, para mahasiswa membagikan brosur dan materi edukatif yang bisa dibawa pulang oleh siswa, sehingga informasi yang diterima bisa terus diingat dan dipelajari di rumah.
Respon positif datang dari guru dan siswa SDN 2 Jatisari yang hadir dalam kegiatan tersebut. Guru-guru mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dalam mengangkat isu bullying yang sering kali dianggap tabu namun sangat relevan bagi kehidupan sekolah. Mereka juga melihat adanya perubahan positif pada siswa yang mulai lebih terbuka untuk berbicara mengenai masalah bullying dan lebih memahami pentingnya sikap saling menghormati dan dukungan satu sama lain.
Dengan berakhirnya program penyuluhan ini, mahasiswa KKN Unikama berharap bahwa upaya mereka dapat berkontribusi pada terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan inklusif. Mereka berharap siswa di SDN 2 Jatisari akan menjadi lebih peka terhadap tanda-tanda bullying dan mampu mengambil langkah yang tepat untuk mencegah atau mengatasinya. Kegiatan ini juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara mahasiswa dan pihak sekolah dapat menciptakan perubahan positif dalam masyarakat, dimulai dari lingkup yang paling dekat, yaitu sekolah.(RND)



0 Komentar