Hay sahabat Cendikia, siapa diantara kalian yang suka
menulis ? menulis apapun itu, ada yang suka menulis cerita pendek (cerpen), ada
yang suka menulis cerita panjang (cerpan), pantun, puisi, artikel dan masih
banyak lagi. Tahu tidak sahabat? menurut pendapat sebagian orang, menulis itu merupakan
sebuah beban, namun menurut sebagian lagi menulis itu merupakan sebuah hobi
yang harus disalurkan, jika tidak disalurkan sehari saja maka ada sesuatu yang
kurang pada dirinya.
Hemm.. jika demikian wajar dong jika saya mengatakan bahwa “penulis
itu orang yang suka cari masalah, betapak tidak, alasan saya mengapa penulis
itu orang yang suka mencari masalah, alasannya sangat sederhana sahabat,
rasionalnya begini, begitu kita menyelesaikan satu tema dan sudah berwujud
karya, maka saat itu pula kita berfikir dan berkata dalam hati, “besok saya menulis apa lagi ya?. Betul tidak
sahabat ?
Itulah maka mengapa saya mengatakan bahwa “penulis itu
orang yang suka mencari masalah. Setiap ada
fenomena sosial pasti terbesit dalam fikirannya untuk segera ditulis dan
kemudian dijadikan sebuah karya, Memang harus kita akui bahwa penulis merupakan
orang yang suka berimajinasi, suka membayangkan sesuatu yang tidak nyata seolah
menjadi nyata, menuangkan setiap visual yang ditangkap oleh mata menjadi
sesuatu yang lebih konkrit dan hasilnya juga bisa dirasakan oleh orang lain
yang membacanya.
Hasil pemikiran saya ini ternyata berkorelasi dengan apa
yang di tulis oleh Hargrove dan Pottetu yaitu (menulis adalah upaya
menggambarkan tentang pikiran, ide, perasaan dalam bentuk symbol, Simbol yang
dimaksud di sini adalah simbol system bahasa penulisan. Bahasa tulisan inilah
yang digadang-gadang sebagai media sarana komunikasi).
Baca juga: Kader Seorang Pemimpin
Ada juga pendapat yang dikemukakan oleh The Liang Gie yang
mengatakan bahwa (Menulis merupakan kegiatan yang memasukan beberapa unsur
penting dalam menulis. Jadi tidak sekedar menuangkan gagasan saja, tetapi juga
harus mengikuti unsur lain seperti meninjau dari segi tuturan, wahana dan
tatanan).
Adapun yang dimaksud dengan gagasan, yaitu pendapat,
pengalaman dan pengetahuan dari si penulis. Baik yang didapatkan di masa lalu
dari pengalamannya sendiri, atau di masa sekarang lewat kajian literatur. Hal yang
paling mudah dibuat alur ceritanya adalah mengenai pengalaman pribadi,
pengalaman pribadi tersebut akan lebih mudah dinarasikan dan mudah dipahami
alur ceritanya.
Sedangkan yang dimaksud dengan tuturan adalah upaya untuk
mengungkapkan gagasan dengan memperhatikan bahasa penyampaian, misalnya ingin
menggunakan bahasa deskriptif, narasi, persuasi, eksposisi ataupun argumentasi.
Baca juga: Sang Legenda Volunteer
Nah, sedangkan yang dimaksud dengan unsur tatanan adalah
memperhatikan diksi atau pemilihan bahasa. Tentu saja saat menulis tidak asal
menulis, tetapi juga ada seni merangkai tulisan atau semacamnya agar penggunaan
ejaannya tepat. Sedangkan wahana lebih ke bentuk alat, misalnya dari segi
gramtika, retorika atau dari segi kosakata.
Kiat suka menulis:
Sahabat
Cendikia, ada beberapa tips yang bisa meningkatkan
kemauan dan kemampuan menulis yang harus kamu coba
- Tulis
setiap kamu punya ide
Setiap kamu punya ide dimana dan kapanpun maka saat itu
pula kamu mulai mencatatnya, walaupun itu hanya sebatas ide maupun potongan
judul.
- Pilih
topik yang kamu sukai
Untuk penulis pemula, maka kamu coba menulis topic yang
kamu sukai, sehingga dari mulai suka tersebut kamu akan merasakan bahwa “menulis
itu tidak sulit”
- Sering
membaca
Jika kita sering membaca, membaca apapun itu, maka kamu
akan lebih mudah memperoleh ide dan pemilihan kosakata, karena kamu secara
tidak langsung sudah banyak belajar mengenai bahasa.
- Upayakan
menulis setiap hari
Tulislah apa yang ada dalam fikiranmu walau itu tidak utuh,
setidaknya sudah ada gambaran sedikit mengenai apa yang akan kamu tulis. Keesokan
harinya kembali kamu buka dan lengkapi potongan kata itu menjadi sebuah
kalimat.
- Baca
ulang setiap tulisan yang kamu buat
Dengan membaca kembali apa yang kamu tulis, maka semakin
banyak pengetahuan yang kamu peroleh, minimal kalimat yang kamu susun semakin
tertata rapi, lebih mudah dipahami dan mudah untuk diterapkan.
- Buatlah
rangkuman
Dengan memiliki rangkuamn materi, maka kamu akan semakin
tahu mengenai bobot tulisan yang sedang kamu susun, selain kamu sudah memili
karya sendiri juga kamu akan semakin mahir dalam menulis.
- Meminta
kritik dan saran
Jangan segan untuk dikritik dan diberi saran, karena kritik
dan saran itu merupakan sebuah cerminan dari tulisan kamu, langkah yang benar
adalah terima semua saran dan kritik dan masuk, pahamai problemnya dan aplikasikan
pada tulisan selanjutnya.
Simak juga:
- Hukum bisnis
- Membuat akun google scholar
- Kepemimpinan
- Cara mudah dowload artikel
- Perbedaan jurnal dan artikel
Profil penulis
- Naim, M.Pd (dosen Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang)
- Dewan Pertimbangan HMPS Pend. Ekonomi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.
- Sekjen Yayasan Putra Khatulistiwa Malang (YPKM).
- Sekretaris IARMI Dewan Pimpinan Kota Malang.
- Owner Konveksi Wira@lhamd Malang.

1 Komentar
Keren pak . Semangat pak💪
BalasHapus