Sabtu, 3 September 2022 Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang membuat sejarah baru, betapa tidak, Olimpiade Ekonomi ini telah vakum selama 4 tahun bisa kembali berkibar pada tahun ini.
Opening Olimpiade Ekonomi dilakukan pada pukul 09.00 yang diikuti oleh siswa MA/SMA/SMK se Jawa Timur, dalam sambutanya Bapak Udik Yudiono, SE, MM. (selaku sekretaris Prodi Pendidikan Ekonomi menyampaaikan, “selamat berjuang untuk peserta Olimpiade Ekonomi 2022, semoga semuanya berjalan sukses, bisa memperoleh hasil yang maksimal serta mampu memberikan pengalaman baru perihal kompetisi ditingkat Propinsi, walau ada yang belum berhasil, bukan berarti ana-anak tidak bisa, hanya saja kesempatan dan keberuntungan belum berpihak kepada kontingen kalian”.
Baca Juga: ABDIMAS: Pelatihan Entrepreneurship Bagi Pelaku Usaha Pemula
Pasca opening, peserta kontingen olimpiade ekonomi diberi arahan oleh divisi acara agar mereka tidak tegang, karena jika peserta tegang maka tentu saja akan mengganggu konsentrasi saat mengerjakan soal di babak penyisihan. Bahkan sebelum acara dimulai pun sudah ada yang sakit, setelah ditanya kepada guru pendamping, sang guru hanya menjwab biasa pak faktor alam, karena memang perjalanan yang cukup jauh.
Lebih lanjut, babak penyisihan pun dimulai, waktu pengerjaan soal di babak penyisihan selama 2 jam (120 mnit), suasana hening dan serius pun menjadi hal wajib saat proses pengerjaan soal, tentu saja jawaban mereka sangat akan menentukan ke langkah berikutnya jika mereka menjawab dengan asal-asalan, yang lebih menantang lagi saat dibabak penyisihan ini ialah akan perolehan skor 3 jika benar, namun jika salah maka skor akan dikurangi satu dan jika tidak yakin betul maka bisa ditinggalkan, dampaknya ialah ada beberapa soal yang dibiarkan kosong dengan estimasi mereka tidak yakin betul dengan jawabannya.
Tepat pada pukul 13.30 Wib pengumuman siapa saja yang lolos dan masuk ke babak final pun diumumkan, wajah tegang yang kedua kalinya pun terjadi, siswa dan guru sembari berdoa sambil mendengarkan arahan dari dosen (Naim, M.Pd), beliau menjelaskan bahwa “yang belum masuk final pada Olimpiade Ekonomi 2022 bukan berarti tidak bisa apa-apa, namun karena keberuntungan masih belum berpihak kepada kalian, untuk itu karena ini sifatnya kompetisi maka harus siap kalah dan siap menang, saya yakin semua bapak dan ibu guru serta seluruh peserta konten sudah berusaha memberikan yang terbaik pungkasnya”.
Baca Juga: Emak Rempong Merayakan Kemerdekaan
Dari babak penyisihan ini maka diperoleh 3 sekolah yang berhak lolos menuju final yaitu SMA Negeri 1 Kepanjen Malang, SMA swasta Diponegoro Malang dan MA Bahrul Ulum Malang, selanjutnya kontingen dari 3 sekolah ini bertanding kembali untuk memperebutkan juara 1, 2 dan 3 Olimpiade Se Jawa Timur, dengan skor perolehan yang berbeda tipis di antara ketiganya, saling kejar angka pun tidak terhindarkan, namun hingga akhir pembacaan soal di babak rebutan maka jarak perolehan soal pun mulai tampak.
Setelah skor perolehan telah dihitung oleh bapak dan ibu juri (Bapak Naim dan Ibu Walipah) dan diumumkan, maka diketahui peserta yang berhak menyandang juara 1 Olimpiade Ekonomi 2022 adalah SMA Negeri 1 kepanjen, kemudian disusul juara 2 adalah SMA Swasta Diponegoro dan yang meraih Juara 3 adalah MA Bahrul Ulum.
Juara 1 akan memperoleh tropi, vandal, sertifikat peserta dan uang pembinaan sebesar Rp. 1500.000, juara 2 memperoleh tropi, vandal, sertifikat peserta dan uang pembinaan sebesar Rp. 1.000.000, serta 3 memperoleh tropi, vandal, sertifikat peserta dan uang pembinaan sebesar Rp. 750.000 dan bagi yang belum beruntung juga memperoleh sertifikat peserta.
Author: Naim
Dokumen:

.png)
.png)
.png)
.png)
0 Komentar