Setelah 4 tahun vakum tidak melaksanakan Olimpiade Ekonomi (terakhir tahun 2018). Akhirnya Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi (HMPS - PE) periode 2021/2022 dengan ketua umum Livian Widyaningtyas berhasil melaksanakannya.
Keberhasilan dari program unggulan (Olimpiade Ekonomi) tersebut ditandai dengan pelaksanaan technical meeting yang dilaksanakan pada hari Sabtu (27/08/2022). Technical meeting dihadiri oleh guru pendamping serta siswa SMA/SMK Sederajat (sebagai peserta) turut antusias mendengarkan setiap paparan teknis yang disampaikan oleh koordinator divisi acara (Reli Wijayanti).
Baca Juga: Pengabdian Masyarakat di Arjoinangun Rw 9
Acara diawali dengan sambutan ketua panitia (Khoirul Ilmiyati) dengan mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih yang sebesar-besarnya terhadap sekolah yang telah mendelegasikan siswa-siswi terbaiknya untuk berkompetisi di ajang Olimpiade Ekonomi yang digelar setiap satu tahun sekali ini oleh HMPS Pendidikan Ekonomi.
Ketua Panitia juga menyampaikan permohonan maaf yang tak terhingga jika mulai dari persiapan, penyambutan, hidangan, serta tempat yang disediakan kurang maksimal sehingga membuat para guru pendamping dan siswa merasa kurang nyaman dan lain sebagainya. Semoga pada acara selanjtnya kami bisa memberikan yang lebih baik lagi.
Pada pelaksanaan Technical meeting, dihadiri juga oleh pembina HMPS Pendidikan Ekonomi yaitu Bapak Naim, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya beliau memberikan arahan dan motivasi terhadap guru pendamping dan seluruh kontingen yang hadir saat itu. Beliau menyampaikan “kompetisi ini bagaikan demokrasi, dilakukan secara adil tanpa memprioritaskan alumni maupun teman dekat, sehingga semuanya murni karena kualitas yang dimiliki siswa dan tentu tidak lepas dari bimbingan para guru yang luar biasa. Pembina HMPS Pendidikan Ekonomi itu juga menyampaikan harapan bahwa “kegiatan Olimpiade Ekonomi dilaksanakan benar-benar sesuai dengan rencana, aturan-aturan yang telah ditetapkan”.
Baca Juga: Perayaan HUT Kemerdekaan Inonesia ke 77
Melalui kegiatan Olimpiade Ekonomi ini tentu dapat memberikan pengalaman baru bagi siswa-siswi dalam mempelajari, mengenali dan memecahkan berbagai persoalan sesuai dengan pemikiran generasi milenial. Selain itu karena minimnya kompetisi dibidang ilmu ekonomi (di lingkungan sekolah) sehingga menyebabkan banyak sekolah yang tidak mengirimkan delegasinya dengan alasan “belum siap”.
Pada saat memasuki pembahasan teknis olimpiade, antusiasme guru pendamping dari masing-masing sekolah sangatlah perlu untuk diapresiasi, hal ini dapat dilihat saat koordinator acara menyampaikan teknis kegiatan pelaksanaan Olimpiade Ekonomi oleh Reli Wijayanti. Bapak dan ibu guru pendamping sangat aktif bertanya terkait materi yang akan diujikan pada 3 September 2022 mendatang.
Baca Juga: Mandiri di Usia Muda
Olimpiade Ekonomi 2022 yang diikuti oleh siswa yang berasal dari SMA sederajad di Jawa Timur tersebut mengacu pada materi umum ekonomi seperti konsep dasar ilmu ekonomi, persamaan dasar akuntansi, analisis permasalahan ekonomi, permintaan dan penawaran, pelaku konsumen dan produsen, uang dan bank, serta APBN dan APBD. Materi yang ada akan disesuaikan terhadap pencapaian pembelajaran siswa di SMA maupun SMK.
Materi olimpiade ekonomi yang diberikan disamaratakan karena mengingat pencapaian dari masing-masing sekolah ada sedikit perbedaan. Hal ini disampaikan oleh satu satu orang guru pendamping dari SMK Bina Bangsa Dampit, beliau mengatakan bahwa antara siswa SMA dengan SMK mengalami perbedaan dari segi teori. Misalnya saja pada materi ekonomi di SMA penguasaan terhadap persamaan dasar akuntansi hanya sampai di jurnal, sedangkan untuk SMK telah mengupas hingga Neraca Saldo.
Perbedaan ini kemudian menjadi point penting bagi panitia untuk menyajikan kumpulan soal yang sesuai dengan bahasan yang disampaikan oleh guru disekolahnya. Dengan harapan bahwa setiap siswa yang mengikuti Olimpiade Ekonomi ini nantinya benar-benar paham dan dapat menyampaikan inovasi mengenai solusi yang dibutuhkan oleh bangsa. Hal ini disampaikan oleh Reli Wijayanti selaku koordinator acara bahwa soal yang diberikan bersifat menguji pemikiran kritis siswa dalam memecahkan masalah yang ada didalam ilmu ekonomi.
Baca Juga: Indonesia Perlu Merdeka Seutuhnya
Dari technical meeting yang dilakukan, panitia berharap acara ini dapat sukses dan melahirkan juara baru dari generasi millenial, yang berani berekspresi untuk memecahkan setiap masalah ekonomi yang ada. HMPS Pendidikan Ekonomi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang akan selalu berusaha untuk memberikan manfaat kepada anak bangsa untuk pengembangan kemampuan memecahkan setiap masalah, melatih cara berpikir generasi muda yang sistematis, serta mampu mengembangkan kreatifitas.
Setelah pembahasan mengenai teknis olimpiade ekonomi tuntas, berbagai pertanyaan juga sudah terjawab dengan baik, maka Kegiatan Technical meeting pun berakhir pada pukul 11.00 wib yang langsung ditutup oleh Dewan Pertimbangan HMPS Pendidikan Ekonomi, semoga semua kontingen
Semangat siswa-siswi SMA/SMK Sederajat Se-Jawa Timur.
Persiapkan dirimu untuk bertanding di Sabtu, 3 September 2022.
Hadiah menarik siap menunggu.
Wah, kira-kira siapa yaa yang menjadi juara OE tahun ini ????
Simak terus dan selalu pantengin disiniiiiii
Bye sampai berjumpa di tanggal 3 September 2022
*Disunting oleh Naim, M.Pd
Dokumen:






0 Komentar