Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Kebersamaan Dalam Keberagaram Yang Saling Melengkapi

Intan (Prodi PPKn)

Fundamen Cendikia Bangsa – Sebuah kisah kebersamaan yang penuh makna diukir oleh mahasiswa lintas jurusan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang yang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Jatisari. Selama satu bulan penuh, dari 1 hingga 31 Agustus, kami, mahasiswa dari berbagai fakultas, berbagi atap yang sama dan menjalani kehidupan bersama. Dalam waktu singkat ini, kami saling mengenal lebih dalam, tidak hanya sebagai teman satu universitas tetapi juga sebagai rekan yang berbeda jurusan dan memiliki kepribadian yang beragam. Kehidupan bersama ini menjadi kesempatan emas untuk memahami perspektif yang berbeda, memperluas wawasan, dan memperkaya pengalaman sosial kami.


Program KKN ini bukan sekadar tentang penerapan ilmu yang telah kami dapatkan di bangku kuliah. Lebih dari itu, KKN ini adalah tentang bagaimana membangun keharmonisan di tengah keberagaman. Mahasiswa dari lima fakultas—Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Sains & Teknologi, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Bahasa & Sastra, serta Fakultas Peternakan—bersatu dalam satu tujuan, yaitu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Jatisari. Dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda, kami datang membawa cerita dan pengalaman unik yang memperkaya dinamika kelompok. Namun, perbedaan ini tidak menjadi penghalang, melainkan jembatan yang menghubungkan kami untuk mencapai tujuan bersama.


Kehidupan sehari-hari diisi dengan beragam aktivitas yang memupuk kebersamaan. Diskusi rutin untuk merencanakan program kerja, kerja sama dalam melaksanakan tugas, dan momen-momen tawa yang mempererat hubungan antar anggota kelompok. Setiap individu dalam kelompok membawa warna tersendiri, menciptakan dinamika yang kaya. Berbeda pandangan dan cara kerja adalah hal biasa, namun kami selalu berusaha untuk melihat perbedaan tersebut sebagai kesempatan untuk belajar satu sama lain dan memperkuat kolaborasi kami. Justru, perbedaan ini menjadi kekuatan yang menyatukan dan memperkaya pengalaman selama KKN.



Dalam menjalankan program kerja, kendala sering kali tidak terelakkan. Ada saat-saat ketika perbedaan pandangan memunculkan tantangan, namun komunikasi yang baik selalu menjadi solusi. Bimbingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Naim, M.Pd., sangat membantu kami dalam menghadapi tantangan-tantangan ini. Dengan pendekatan yang penuh kebijaksanaan dan solusi praktis, Pak Naim selalu setia mendampingi, memberikan arahan, dan motivasi. Kehadirannya menjadi penopang yang menguatkan kami dalam menyelesaikan setiap tugas yang ada.


Di akhir masa KKN, saya, Rosita Aprila dari jurusan PPKn, ingin menyampaikan terima kasih yang tulus atas kebersamaan dan dukungan yang terjalin selama satu bulan ini. Kebersamaan dalam keberagaman ini telah memperkaya pengalaman kami dan meninggalkan kenangan manis yang akan selalu diingat. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada warga Desa Jatisari yang telah menerima kami sebagai bagian dari keluarga mereka. Terima kasih juga kepada Bapak Naim yang dengan sabar dan penuh dedikasi membimbing kami. Kebersamaan yang terjalin tidak hanya memperkuat hubungan kami dengan sesama mahasiswa, tetapi juga dengan masyarakat sekitar.



Kisah kami di Desa Jatisari mungkin telah berakhir, namun semangat kebersamaan dan pelajaran berharga yang kami dapatkan akan selalu menjadi bagian dari diri kami. Program KKN ini telah mengajarkan kami bahwa perbedaan bukanlah halangan, melainkan kekuatan yang bisa menyatukan. Keberagaman adalah jembatan yang menghubungkan setiap individu untuk mencapai tujuan yang lebih besar dan bermakna. Kenangan dan pelajaran yang kami bawa dari Desa Jatisari akan menjadi inspirasi untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat di manapun kami berada. (RA)

Posting Komentar

0 Komentar