Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Antara Tanggung Jawab, Kebersamaan, dan Pengalaman Berharga

 

Ardiva Chiky Margareta / Manajemen

Fundamen Cendikia Bangsa - Ardiva Chiky Margareta adalah salah satu mahasiswa asal Malang yang punya cerita seru selama menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Terlahir dengan zodiak Aries, Ardiva dikenal penuh energi, semangat, dan nggak gampang menyerah. Sifat khas Aries ini kelihatan banget waktu ia harus menghadapi berbagai kegiatan di desa, mulai dari berhubungan dengan masyarakat sampai kerja sama dengan tim. Katanya, energi positif dan semangat itulah yang bikin dirinya bisa terus bertahan sampai akhir program.

Selama KKN, Ardiva dipercaya jadi Sie Kesehatan sekaligus penanggung jawab lapangan badminton. Tugasnya cukup beragam. Sebagai Sie Kesehatan, ia harus memastikan semua anggota tim dalam keadaan fit dan siap menjalankan program. Sementara itu, sebagai penanggung jawab badminton, ia ikut mengatur kegiatan olahraga yang ternyata jadi salah satu ajang mempererat hubungan dengan warga desa. Dari dua tanggung jawab ini, Ardiva belajar banyak soal manajemen waktu, kepedulian, dan kerja sama.

Kalau ditanya soal hasilnya, Ardiva cuma bisa bersyukur. Alhamdulillah, program kerja berjalan lancar. Ia mengakui kalau semua itu bisa tercapai berkat kerja sama tim yang solid, dukungan masyarakat desa yang luar biasa, dan juga arahan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Buat Ardiva, KKN bukan sekadar program wajib kuliah, tapi juga kesempatan untuk belajar bareng masyarakat.

Menariknya, selama program berlangsung, hampir nggak ada hambatan berarti. Alhamdulillah, semua bisa berjalan sesuai rencana. Hal ini tentu bikin hati lega, karena biasanya dalam kegiatan semacam ini pasti ada aja tantangannya. Namun, dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang baik, semua potensi masalah bisa diatasi sejak awal.

Ardiva percaya banget kalau kunci utama keberhasilan program itu ada di beberapa hal penting. Kerja sama tim, komunikasi yang terbuka, dan persiapan matang adalah kombinasi yang nggak bisa ditawar. Selain itu, menurutnya, bersikap ramah kepada masyarakat juga sangat membantu. Dengan sikap yang hangat, kegiatan mahasiswa lebih mudah diterima dan bahkan didukung penuh oleh warga desa.

Meski berjalan lancar, bukan berarti tanpa dinamika. Perbedaan pendapat memang ada, tapi semua bisa diselesaikan lewat musyawarah. Justru dari situlah tim jadi makin solid. Dengan diskusi terbuka, setiap anggota merasa dihargai, dan akhirnya makin semangat untuk menjalankan program bersama-sama.

Bagi Ardiva, KKN adalah pengalaman yang luar biasa. Ia merasa dapat banyak pelajaran berharga, mulai dari belajar hidup bermasyarakat, bekerja sama dalam tim, sampai menikmati kebersamaan penuh suka duka. Rasanya campur aduk—ada senang, haru, bahkan bangga bisa ikut berkontribusi, meski cuma lewat hal-hal kecil. Semua momen itu jadi kenangan manis yang bakal sulit dilupakan.

Dari semua perjalanan ini, Ardiva sadar kalau keberhasilan nggak hanya soal kemampuan diri sendiri. Ada peran tim, komunikasi, dan dukungan masyarakat yang bikin semua berjalan sukses. Pengalaman KKN ini membentuk dirinya jadi lebih sabar, lebih komunikatif, dan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Buat Ardiva, KKN bukan cuma kegiatan kampus, tapi juga pelajaran hidup yang nyata.


Posting Komentar

0 Komentar