![]() |
| Ardiva Chiky Margareta / Manajemen |
Fundamen Cendikia Bangsa - Ardiva
Chiky Margareta adalah salah satu mahasiswa asal Malang yang punya cerita seru
selama menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Terlahir dengan zodiak
Aries, Ardiva dikenal penuh energi, semangat, dan nggak gampang menyerah. Sifat
khas Aries ini kelihatan banget waktu ia harus menghadapi berbagai kegiatan di
desa, mulai dari berhubungan dengan masyarakat sampai kerja sama dengan tim.
Katanya, energi positif dan semangat itulah yang bikin dirinya bisa terus
bertahan sampai akhir program.
Selama KKN, Ardiva dipercaya jadi Sie Kesehatan
sekaligus penanggung jawab lapangan badminton. Tugasnya cukup beragam. Sebagai
Sie Kesehatan, ia harus memastikan semua anggota tim dalam keadaan fit dan siap
menjalankan program. Sementara itu, sebagai penanggung jawab badminton, ia ikut
mengatur kegiatan olahraga yang ternyata jadi salah satu ajang mempererat
hubungan dengan warga desa. Dari dua tanggung jawab ini, Ardiva belajar banyak
soal manajemen waktu, kepedulian, dan kerja sama.
Kalau ditanya soal hasilnya, Ardiva cuma bisa
bersyukur. Alhamdulillah, program kerja berjalan lancar. Ia mengakui kalau
semua itu bisa tercapai berkat kerja sama tim yang solid, dukungan masyarakat
desa yang luar biasa, dan juga arahan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Buat Ardiva, KKN bukan sekadar program wajib kuliah, tapi juga kesempatan untuk
belajar bareng masyarakat.
Menariknya, selama program berlangsung, hampir
nggak ada hambatan berarti. Alhamdulillah, semua bisa berjalan sesuai rencana.
Hal ini tentu bikin hati lega, karena biasanya dalam kegiatan semacam ini pasti
ada aja tantangannya. Namun, dengan persiapan yang matang dan kerja sama yang
baik, semua potensi masalah bisa diatasi sejak awal.
Ardiva percaya banget kalau kunci utama
keberhasilan program itu ada di beberapa hal penting. Kerja sama tim,
komunikasi yang terbuka, dan persiapan matang adalah kombinasi yang nggak bisa
ditawar. Selain itu, menurutnya, bersikap ramah kepada masyarakat juga sangat
membantu. Dengan sikap yang hangat, kegiatan mahasiswa lebih mudah diterima dan
bahkan didukung penuh oleh warga desa.
Meski berjalan lancar, bukan berarti tanpa
dinamika. Perbedaan pendapat memang ada, tapi semua bisa diselesaikan lewat
musyawarah. Justru dari situlah tim jadi makin solid. Dengan diskusi terbuka,
setiap anggota merasa dihargai, dan akhirnya makin semangat untuk menjalankan
program bersama-sama.
Bagi Ardiva, KKN adalah pengalaman yang luar
biasa. Ia merasa dapat banyak pelajaran berharga, mulai dari belajar hidup
bermasyarakat, bekerja sama dalam tim, sampai menikmati kebersamaan penuh suka
duka. Rasanya campur aduk—ada senang, haru, bahkan bangga bisa ikut
berkontribusi, meski cuma lewat hal-hal kecil. Semua momen itu jadi kenangan
manis yang bakal sulit dilupakan.
Dari semua perjalanan ini, Ardiva sadar kalau keberhasilan nggak hanya soal kemampuan diri sendiri. Ada peran tim, komunikasi, dan dukungan masyarakat yang bikin semua berjalan sukses. Pengalaman KKN ini membentuk dirinya jadi lebih sabar, lebih komunikatif, dan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Buat Ardiva, KKN bukan cuma kegiatan kampus, tapi juga pelajaran hidup yang nyata.

0 Komentar